Jumat, 12 Juni 2009

Korsel Dan Korut Sama-Sama Siap Perang

Korut
SEOUL - Korea Utara menantang siapa saja yang berani mengusik negerinya. Provokasi negara komunis itu direspons Korea Selatan. Komando gabungan yang membawahi 28.500 tentara AS dan 670 ribu personel militer Korea Selatan menyatakan siap menghadapi ancaman apapun.

Mereka menilai ancaman Korut kali ini lebih berbahaya daripada tes nuklir pada Oktober 2006.Â

Kementerian Pertahanan di Seoul menyatakan akan meningkatkan operasi telik sandinya. "Pengintaian dengan menggunakan pesawat dan pengerahan pasukan akan kami intensifkan," terang Juru Bicara Kementerian Pertahanan Won Tae-Jae.Â


Pelanggaran resolusi PBB atas peluncurkan misil untuk kedua kalinya itu akan mendapatkan sangsi keras dari Dewan Keamanan PBB, sangsi akan Korut akan diputuskan minggu depan dengan mendapat persetujuan 15 negara anggota Dewan Keamanan.Â

Beberapa diplomat barat juga menyatakan senada. Sanksi yang diterapkan, kemungkinan tak hanya larangan impor dan ekspor senjata berat, namun juga pembekuan aset dan larangan kunjungan luar negeri bagi pejabat Korut. Selain itu Korut bakal masuk daftar hitam PBB. Mereka juga mengungkapkan bahwa sanksi kemungkinan akan meliputi inspeksi terhadap kargo Korea.Â

Hanya satu negara yang berpeluang memveto kebijakan DK PBB. Tiongkok sebagai sekutu dekat dan mempunyai hubungan dagang dengan Korut menolak. Tiongkok khawatir kebijakan tersebut tambah memperburuk suasana.Â

Pejabat pemerintahan AS telah meminta Tiongkok menekan Korut untuk kembali ke meja perundingan enam negara tentang program pelucutan senjata nuklir.

sumber:

http://www.wahanaindonesia.com/

Tidak ada komentar: